Preview dan prediksi Kolombia vs Pantai Gading

Preview dan prediksi Kolombia vs Pantai Gading

Ilustrasi- Profil Grup C, Piala Dunia 2014 (ist)

Jakarta (ANTARA News) - Kedua pemenang dua laga pertama Grup C Piala Dunia 2014 ini akan saling berhadapan pada pertandingan kedua mereka yang akan menentukan siapa yang memuncaki grup.

Kolombia mengawali turnamen ini dengan menang meyakinkan 3-0 atas Yunani, sedangkan Pantai Gading harus kebobolan lebih dulu sebelum menang 2-1 dari Jepang.

Laga Grup C di Estadio Nacional, Brasilia, yang akan dipimpin wasit Howard Webb dari Inggris ini adalah pertemuan pertama Kolombia dan Pantai Gading, namun pelatih Kolombia Jose Pekerman sudah berpengalaman menghadapi Pantai Gading saat membawa Argentina menang 2-1 pada Piala Dunia 2006.

Kolombia sudah dua kali bertemu dengan tim-tim Afrika pada Piala Dunia dengan mencatat sekali kalah (lawan Kamerun, 1990) dan sekali menang (lawan Tunisia, 1998), sedangkan dua pertemuan terakhir Pantai Gading dengan tim-tim Amerika Selatan berakhir dengan kekalahan (1-2 dari Argentina pada 2006, dan 1-3 dari Brasil pada 2010).

Kolombia memainkan formasi 4-5-1 saat menggebuk Yunani dan formasi ini bisa diubah menjadi lebih ofensif 4-4-1-1 manakala menghadapi Pantai Gading demi cepat memastikan lolos ke 16 Besar.

Sebaliknya pelatih Pantai Gading Sabri Lamouchi sepertinya tetap bertahan pada pola menyerang 4-3-3 yang sudah diaplikasikannya saat melawan Jepang, kendati kebobolan lebih dulu sebelum menang 2-1.

Hasil bagus pada pertandingan pembuka, membuat kedua tim akan masuk lapangan dengan keyakinan tinggi. Di atas kertas kekuatan mereka berimbang sehingga tidak mengejutkan jika keduanya berakhir seri, namun kecil kemungkinan berakhir dengan skor 0-0.

Kolombia

Pelatih Jose Pekerman akan menurunkan tim tanpa striker Sevilla Carlos Bacca yang cedera, namun gelandang Fredy Guarin sudah siap tampil setelah absen pada pertandingan pertama akibat hukuman larangan bermain.

Tak akan ada perubahan banyak dari formasi tim yang menundukkan Yunani pekan lalu, tapi Pekerman siap memberi kesempatan beberapa pemain baru di tengah dan di depan.

Guarin sepertinya akan membuat Abel Aguilar di bangkucadangkan atau digeser, sedangkan Juan Quintero bisa mengisi tempat Victor Ibarbo. Di ujung serangan, Pekerman akan tetap memilih Teo Gutierrez, namun dia bisa mempertimbangkan Jackson Martinez turun lebih awal.

Pekerman punya reputasi sebagai ahli strategi dengan memasang 4-4-2 atau 4-2-2-2 yang sukses pada babak kualifikasi, menjadi formasi 4-2-3-1 yang sukses merusak Yunani yang terkenal rapat dalam bertahan.

Formasi itu juga sukses menutup bolong akibat ketidakhadiran Radamel Falcao dan Carlos Bacca sehingga James Rodriguez mendikte lapangan tengah dan bahu membahu bersama sayap kanan Juan Cuadrado dalam merusak Yunani.

Cuadrado menciptakan dua assist bagi dua gol Kolombia dengan menjinakkan bek kiri Yunani Jose Holebas, dan melawan Pantai Gading nanti dia akan berusaha melakukan hal serupa terhadap bek Arthur Boka.

Mungkin tak akan semudah itu, karena Pantai Gading dianggap lebih tangguh dibandingkan Yunani.  "Pantai Gading adalah tim yang sangat berpengalaman. Anda mesti terus mengendalikan permainan sampai akhir," kata Jackson Martinez.

Rodriguez tetap menjadi sentral skema serangan Kolombia yang saat melawan Yunani sukses menjajah pertahanan Yunani dan menciptakan satu gol. Dia melepaskan enam tembakan, hanya kurang satu tembakan dari yang dilepaskan Cristian Ronaldo dan Karim Benzema pada Piala Dunia Brasil ini.

Kemampuan mendribel bola pemain AS Monaco ini diperlukan Kolombia untuk meneror barisan depan Pantai Gading, sedangkan kuartet Cristian Zapata, Mario Alberto Yepes, Carlos Sanchez dan Pablo Armero akan menjadi benteng tangguh di belakang.

Pantai Gading

Pelatih Pantai Gading Sabri Lamouchi agak direpotkan dalam menyiapkan opsi-opsi bagi formula ofensifnya 4-3-3 yang saat melawan Jepang tidak terlalu berkembang seperti diharapkan sehingga harus membutuhkan Didier Drogba yang duduk di bangku cadangan untuk menjadi penyerang keempat.

Kendati begitu Lamouchi puas pada hasil yang didapat dari laga melawan Jepang, dan ini mengisyaratkan dia akan tetap menurunkan starting XI yang sama. Dengan demikain, Kolo Toure dan Drogba akan tetap menjadi pemain pengganti. Khusus Drogba, dia akan melapis striker Swansea Wilfried Bony.

Yang juga menjadi catatan Lamouchi adalah ketakefektifan timnya dalam memaksimalkan peluang. Saat melawan Jepang, Pantai Gading hanya melepaskan lima upaya gol yang menyasar gawang dari total 21 upaya gol yang tercipta dan kebanyakan terbuang sia-sia karena berupa tembakan-tembakan tak terukur dari luar kotak penalti.

Padahal Jepang bermain dalam pola terbuka seperti halnya Kolombia nanti. Tapi masuknya Drogba yang bertubuh besar telah merusak konsentrasi Jepang dan menghidupkan serangan Pantai Gading.

Lamouchi akan dipaksa berpikir ulang menurunkan Drogba lebih awal, dan ini berarti dia harus menarik Bony yang menciptakan satu gol saat melawan Jepang.

Kolombia sendiri mengkhawatirkan Drogba yang juga merupakan striker Galatasaray itu.  "Kami semua tahu kualitas dia, dia pemain depan yang besar. Dia pemimpin di lapangan yang bisa mengantarkan timnya menang ketika keadaan menjadi rumit," kata striker Kolombia Jackson Martinez.

Yang juga akan dicermati Kolombia adalah bek serang Toulouse Serge Aurier yang tak hanya piawai bertahan, namun juga berhaya lewat umpan-umpannya. Dua umpannya dari sektor kanan kala menghadapi Jepang telah mengaransemen kedua gol Pantai Gading.

Dengan bertumpu pada lapangan tengah dan barisan serang, sektor belakang Pantai Gading tidak terlalu teruji kala melawan Jepang, namun melawan Kolombia mereka harus ekstra hati-hati, kendati masih punya bek Stuttgart Arthur Boka yang siap tampil lagi setelah sempat menghadapi sedikit masalah saat melawan Jepang.

KOLOMBIA VS PANTAI GADING
Estadio Nacional, Brasilia

Perkiraan susunan pemain
Kolombia (4-5-1): David Ospina; Cristian Zapata, Mario Alberto Yepes, Carlos Sanchez, Pablo Armero; Camilo Zuniga, Fredy Guarin, James Rodriguez, Juan Guillermo Cuadrado, Victor Ibarbo; Teofilo Gutierrez.
Absen: Carlos Bacca (cedera otot).

Pantai Gading (4-3-3): Boubakar Barry; Arthur Boka, Serge Aurier, Geoffroy Serey Die, Bamba Souleymane; Didier Zokora, Ismael Cheick Tioté, Yaya Touré; Gervinho, Salomon Kalou, Didier Drogba.
Absen: Ya Konan (cedera lutut).

Wasit: Howard Webb (Inggris).

Statistik kedua tim:
Ini adalah pertemuan pertama Kolombia melawan Pantai Gading, namun pelatih Kolombia Jose Pekerman berpengalaman menghadapi Pantai Gading saat membawa Argentina menang 2-1 pada Piala Dunia 2006.

Kolombia
- Catatan Kolombia melawan tim-tim Afrika pada Piala Dunia berakhirs eimbang, sekali kalah (melawan Kamerun pada 1990) dan sekali menang (melawan Tunisia pada 1998)
- Kemenangan 3-0 Kolombia dari Yunani adalah kemenangan besar mereka pada Piala Dunia
- Los Cafeteros tidak pernah kalah beruntun pada pertandingan Piala Dunia dan tidak pernah menang lebih dari satu pertandingan pada Piala Dunia yang diikutinya.
- Tidak terkalahkan pada delapan laga terakhir (4 menang, 4 seri) sejak kalah 0-2 dari Uruguay pada 10 September 2013.
- Melawan Yunani, Juan Cuadrado menjadi pemain Kolombia pertama yang menciptakan dua assist pada sebuah pertandingan Piala Dunia sejak 1962.
- James Rodriguez mencetak tiga gol pada tiga pertandingan internasional terakhirnya.
- Rodriguez menyentuh bola paling sering dibandingkan dengan pemain mana pun saat laga melawan Yunani (90).
- Kapten Mario Yepes akan memasuki cap ke-100-nya bersama Kolombia.

Pantai Gading
- Dua pertemuan terakhir Pantai Gading dengan tim-tim Amerika Selatan berakhir dengan kekalahan (1-2 dari Argentina pada 2006, dan 1-3 dari Brasil pada 2010)
- Dua dari tiga kemenangan Pantai Gading pada Piala Dunia terjadi setelah kemasukkan lebih dulu (3-2 lawan Serbia dan Montenegro pada 2006, dan 2-1 lawan Jepang pada 2014)
- Tujuh dari sebelas gol Pantai Gading pada Piala Dunia tercipta setelah pertandingan berjalan 60 menit
- Pantai Gading hanya satu kali gagal mencetak gol pada tujuh laga Piala Dunia mereka, saat melawan Portugal pada 2010 yang berkesudahan 0-0
- Pada delapan dari 10 pertandingan Piala Dunia mereka, Pantai Gading selalu mencetak gol paling sedikit dua gol
- Pantai Gading hanya sekali mencetak gol lebih dulu saat menang 3-0 dari Korea Utara pada 2010
- Pantai Gading hampir setahun selalu kebobolan
- Didier Drogba menciptakan kedua gol Pantai Gading saat melawan tim-tim Amerika Selatan pada Piala Dunia (lawan Argentina pada 2006 dan lawan Brasil pada 2010)

Prediksi hasil pertandingan:
Goal.com: (2-1 untuk Kolombia, 2-0 untuk Kolombia, 3-1 untuk Kolombia)
TelegraphL 2-1 untuk Kolombia
Premier League: 2-1 untuk Kolombia
Umum: 2-1 untuk Kolombia

sumber: the telegraph, bbc, goal.com,  soccerway.com, english premier league

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2014

Komentar

Tulis Komentar

Terpopuler

Hasil dan klasemen Piala Dunia 2014

Berikut ini hasil dan klasemen sementara pertandingan Piala Dunia 2014 hingga laga Sabtu malam (Minggu WIB): Grup A Tidak ada pertandingan Sabtu Klasemen (main, menang, draw, kalah, ciptakan ...

Hasil 16 Besar dan jadwal perempat final Piala Dunia 2014

Selasa malam dan Rabu pagi WIB ini telah diselesaikan pertandingan terakhir babak 16 Besar Piala Dunia 2014.

Prediksi Jerman vs Portugal

Pekerjaan rumah ekstra njlimet kini dihadapi oleh pelatih Jerman Joachim Loew, salah satunya mencari untuk menemukan resep cespleng soal cara menghentikan atau "mematikan" pergerakan pemain bintang ...

Terkini

Korut, Thailand dan Oman raih kemenangan di kualifikasi Piala Dunia

Korea Utara (Korut), Thailand dan Oman mengambil keuntungan dari absennya tim-tim elit Asia untuk melaju di grup-grup kualifikasi Piala Dunia mereka dengan kemenangan pada Selasa.

AS, Trinidad, dan Tobago satu grup dalam kualifikasi Piala Dunia

AS, yang sudah tujuh kali lolos ke Piala Dunia terakhir, akan memulai tugas mereka untuk tampil kedelapan kalinya secara beruntun di Rusia pada 2018, di mana Trinidad dan Tobago kelihatannya akan ...

Blatter tidak akan hadiri final Piala Dunia Putri di Kanada

Presiden FIFA Sepp Blatter tidak akan pergi ke Vancouver untuk menyaksikan final Piala Dunia Putri pada 5 Juli, dan berkata kepada panitia penyelenggara bahwa alasan-alasan pribadi akan mencegahnya ...