2002 - Korea Selatan kejutkan dunia

2002 - Korea Selatan kejutkan dunia

Ilustrasi (ANTARA News/Lukisatrio)

Jakarta (ANTARA News) - Jepang bersama Korea Selatan mendapat kehormatan menggelar Piala Dunia pertama kalinya di Asia.

Turnamen ini melibatkan 32 tim yang terbagi dalam 8 grup. Kedua negara juga serius menggelar turnamen itu dengan rela menghabiskan dana besar untuk membangun 20 stadion.

Sepuluh stadion yang digunakan di Korea Selatan yaitu, Daegu Blue-Arc, Seou Sang-Am, Busan Asid Main, Icheon, Suwon, Gwangju, Jeonju, Jeju, dan Daejon.

Sepuluh stadion lagi di Jepang yakni Stadion Internasional, Saitama, Shizuoka, Nagai, Miyagi, Oita, Nigata, Kashima, Kobe Wing, dan Sapporo Dome.

Pada turnamen ini Prancis, Portugal, dan Argentina tersingkir pada putaran pertama.

Piala Dunia ke-17 banyak melahirkan tim-tim kejutan seperti Turki, Senegal, Amerika Serikat, Korea Selatan, Kosta Rika, dan Jepang berhasil lolos ke putaran kedua.

Di 16 besar Korea Selatan sukses mengalahkan Italia 2-1. Ahn Jung-Hwan menjadi pahlawan mencetak gol di babak tambahan. Ahn Jun-Hwan yang bermain di kompetisi Serie-A dipecat oleh klubnya, Perugia.

Di perempat final Korea Selatan melangkah mulus dengan menyingkirkan Spanyol dalam drama adu penalti. Rakyat Korsel pun turun ke jalan menyambut kemenangan ini.

Korea Selatan dieliminasi Jerman di babak semi final. Gol tunggal Michael Ballack membuat pendukung tuan rumah tertunduk lesu di Stadion Seoul.

Turki pun harus bernasib sama. Mereka takluk 0-1 oleh gol Ronaldo yang membawa Brasil bertemu Jerman di final.

Final kali ini dianggap paling pas karena mempertemukan dua negara sukses di Piala Dunia.

Ronaldo tampil impresif dengan mencetak sepasang gol, sekaligus membawa negaranya menekuk Jerman 2-0. Hasil ini membuat Brasil menjadi juara kelima kalinya.

Selain itu "Tim Samba" tercatat sebagai negara yang bisa meraih gelar di benua mana pun Piala Dunia digelar.

Catatan khusus

Piala Dunia 2002 adalah yang pertama diselenggarakan oleh dua negara dan pertama diadakan di Asia.

FIFA melarang Kamerun mengenakan kaos tanpa lengan.

Tiga negara dinyatakan lolos tanpa babak kualifikasi yakni juara bertahan Prancis, Korea Selatan, dan Jepang sebagai tuan rumah

Usai perempat final Ronaldo mengubah gaya rambutnya ketika istrinya memberitahu bahwa anak mereka mencium layar TV dan berteriak "daddy" saat melihat Roberto Carlos.

Negara peserta


Afrika:Kamerun, Nigeria, Senegal, Afrika Selatan, Tunisia    

Asia: China, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi

Eropa: Belgia, Kroasia, Denmark, Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Polandia, Portugal, Irlandia, Rusia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Turki

America Utara dan Tengah: Kosta Rica, Meksiko, Amerika Serikat

Amerika Latin: Argentina, Brazil, Ecuador, Paraguay, Uruguay    

Juara : Brasil
Runners-Up: Jerman
Ketiga: Turkey
Keempat: Korea Republic
Pemain Terbaik: Oliver Kahn (Jerman)
Sepatu Emas: Ronaldo (Brasil)
Kiper Terbaik: Oliver Kahn (Jerman)
Pemain muda terbaik: Landon Donovan (USA)
FIFA Fair Play: Belgia.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © 2014

Komentar

Tulis Komentar

Terpopuler
Hasil dan klasemen Piala Dunia 2014

Berikut ini hasil dan klasemen sementara pertandingan Piala Dunia 2014 hingga laga Sabtu malam (Minggu WIB): Grup A Tidak ada pertandingan Sabtu Klasemen (main, menang, draw, kalah, ciptakan ...

Hasil 16 Besar dan jadwal perempat final Piala Dunia 2014

Selasa malam dan Rabu pagi WIB ini telah diselesaikan pertandingan terakhir babak 16 Besar Piala Dunia 2014.

Prediksi Jerman vs Portugal

Pekerjaan rumah ekstra njlimet kini dihadapi oleh pelatih Jerman Joachim Loew, salah satunya mencari untuk menemukan resep cespleng soal cara menghentikan atau "mematikan" pergerakan pemain bintang ...

Terkini
Korut, Thailand dan Oman raih kemenangan di kualifikasi Piala Dunia

Korea Utara (Korut), Thailand dan Oman mengambil keuntungan dari absennya tim-tim elit Asia untuk melaju di grup-grup kualifikasi Piala Dunia mereka dengan kemenangan pada Selasa.

AS, Trinidad, dan Tobago satu grup dalam kualifikasi Piala Dunia

AS, yang sudah tujuh kali lolos ke Piala Dunia terakhir, akan memulai tugas mereka untuk tampil kedelapan kalinya secara beruntun di Rusia pada 2018, di mana Trinidad dan Tobago kelihatannya akan ...

Blatter tidak akan hadiri final Piala Dunia Putri di Kanada

Presiden FIFA Sepp Blatter tidak akan pergi ke Vancouver untuk menyaksikan final Piala Dunia Putri pada 5 Juli, dan berkata kepada panitia penyelenggara bahwa alasan-alasan pribadi akan mencegahnya ...